DENPASAR – Panglima Kodam (Pangdam) IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Upacara Bendera Bulanan Tanggal 17 yang berlangsung khidmat di Lapangan Makorem 163/Wira Satya, Jalan P.B. Sudirman, Denpasar, Jumat (17/7/2026). Upacara diikuti oleh seluruh prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) jajaran Kodam IX/Udayana wilayah Garnizun Denpasar sebagai wujud penguatan disiplin, nasionalisme, dan komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara.
Pada kesempatan tersebut, Pangdam IX/Udayana membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. Dalam amanatnya, Kasad menegaskan bahwa Upacara Bendera 17-an bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sarana memperkokoh jati diri prajurit TNI AD sebagai tentara rakyat yang senantiasa siap mengabdi dengan loyalitas, disiplin, dan profesionalisme.
Kasad memberikan apresiasi atas berbagai prestasi dan kualitas pengabdian yang terus ditunjukkan prajurit TNI AD di berbagai daerah. Namun demikian, Kasad juga menyampaikan keprihatinan atas masih adanya oknum prajurit yang melakukan pelanggaran disiplin maupun tindak pidana hingga menjadi sorotan di media sosial.
"Di tengah gempuran perang informasi saat ini, sekecil apa pun tindakan penyimpangan prajurit yang merugikan masyarakat dapat dijadikan amunisi untuk menyerang citra baik institusi TNI AD. Oleh karena itu, para Komandan Satuan harus lebih aktif melaksanakan pengawasan melekat, pembinaan personel yang progresif, serta deteksi dini terhadap potensi pelanggaran," demikian amanat Kasad yang dibacakan Pangdam IX/Udayana.
Untuk itu, Kasad menginstruksikan agar setiap pelanggaran hukum ditindak secara tegas sebagai shock therapy guna menjaga kehormatan institusi, tanpa mengabaikan pemberian penghargaan kepada prajurit yang berprestasi, berdedikasi, dan menunjukkan pengabdian terbaik.
Kasad juga menyoroti berbagai program unggulan TNI AD yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sebagai implementasi semangat "Negara Hadir untuk Rakyat", di antaranya pembangunan jembatan, program TNI AD Manunggal Air, Karya Bakti Skala Besar, serta pilot project pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan. Seluruh prajurit diharapkan turut berperan aktif membangun citra positif TNI AD di ruang digital dengan menyebarluaskan berbagai karya dan pengabdian satuan sekaligus menangkal hoaks maupun narasi negatif.
Di akhir amanatnya, Kasad menekankan beberapa hal yang wajib dipedomani seluruh prajurit dan ASN TNI AD, yaitu menjaga diri dan keluarga dari berbagai bentuk pelanggaran hukum, penyalahgunaan narkoba, judi online, pinjaman online ilegal, perkelahian maupun penyalahgunaan wewenang. Selain itu, seluruh personel diminta meningkatkan kepedulian terhadap informasi dengan aktif mempublikasikan berbagai kegiatan positif satuan serta melaksanakan setiap tugas secara tulus, disiplin, dan penuh tanggung jawab moral demi menjaga kehormatan TNI AD.
Usai membacakan amanat Kasad, Pangdam IX/Udayana menegaskan kepada seluruh prajurit dan ASN Kodam IX/Udayana agar melaksanakan setiap penekanan Kasad secara konsisten dalam kehidupan kedinasan maupun bermasyarakat.
Pangdam juga memberikan perhatian khusus kepada para Komandan Satuan agar memperkuat fungsi pembinaan personel melalui pengawasan melekat serta rutin melaksanakan Jam Komandan sebagai wadah komunikasi yang efektif antara pimpinan dan anggota. Menurut Pangdam, setiap persoalan yang dihadapi prajurit harus diselesaikan secara berjenjang mulai dari komandan tingkat paling bawah sehingga dapat diantisipasi dan diselesaikan sejak dini sebelum berkembang menjadi pelanggaran yang lebih besar.
Upacara Bendera 17-an tersebut dihadiri oleh Kasdam IX/Udayana, para Pejabat Utama Kodam IX/Udayana, para Komandan Satuan, serta seluruh prajurit dan ASN jajaran Garnizun Denpasar. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh keluarga besar Kodam IX/Udayana agar terus bekerja dengan hati yang ikhlas, mengabdi secara profesional, serta memberikan karya terbaik bagi rakyat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Pendam IX/Udy)