JEPARA – Kepolisian Sektor (Polsek) Nalumsari aktif turun ke lapangan untuk memberikan edukasi kepada generasi muda. Pada Kamis (16/07/2026), jajaran Polsek Nalumsari hadir di MI Nurul Huda, Desa Gemiring Kidul, Kecamatan Nalumsari, untuk mengisi kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi 129 siswa baru.
Kehadiran anggota Polsek Nalumsari bersama Bhabinkamtibmas Desa Gemiring Kidul, Briptu Rudi Cahyo Purnomo, disambut hangat oleh Kepala Sekolah MI Nurul Huda, Bapak Subkhan, S.Pd., beserta jajaran staf pengajar.
Dalam kesempatan tersebut, Polsek Nalumsari membawakan materi krusial yang sangat relevan dengan perkembangan anak saat ini, yakni pencegahan perundungan (bullying) serta edukasi bijak dalam menggunakan media sosial.
Membangun Empati dan Keberanian Siswa
Materi pencegahan bullying disampaikan secara interaktif agar siswa memahami bahwa tindakan kekerasan bukan sekadar "berantem biasa". Pihak kepolisian menekankan pentingnya:
Pengenalan Bentuk Bullying: Memberikan pemahaman bahwa tindakan seperti pengucilan juga termasuk kategori perundungan.
Menumbuhkan Empati: Mengajak siswa membayangkan dampak psikologis jika mereka berada di posisi korban.
Keberanian Melapor: Mengimbau siswa, baik korban maupun saksi, untuk tidak takut melaporkan kejadian kepada guru, orang tua, atau pihak kepolisian.
Literasi Digital Sejak Dini
Selain isu bullying, anggota Polsek Nalumsari juga membekali para siswa dengan pengetahuan tentang etika bermedia sosial. Mengingat akses teknologi yang semakin mudah, para siswa diajak untuk menjadi pengguna internet yang cerdas.
"Kami memberikan pemahaman agar siswa mampu membedakan informasi yang benar dan berita bohong (hoaks). Kami juga menekankan pentingnya menjaga etika di dunia maya, menghindari penyebaran aib orang lain, serta menjauhi pengaruh negatif seperti judi online dan pinjaman online ilegal," ujar perwakilan Polsek Nalumsari di sela-sela kegiatan.
Kegiatan MPLS ini berjalan dengan tertib dan lancar. Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan para siswa MI Nurul Huda dapat menjalani masa sekolah dengan rasa aman, nyaman, dan memiliki kesadaran tinggi untuk saling menghargai antarsesama, baik di lingkungan sekolah maupun di ruang digital.